Rabu, 16 Januari 2008

Kepribadian awal bayi Anda

Setelah usia 4 atau 5 bulan, kepribadian bayi Anda akan mulai terlihat. Anda akan mulai bisa menduga, apa yang bikin dia kesal atau terganggu. Nah, pilih karakteristik yang paling sesuai dengan temperamen dia (mungkin saja lebih dari satu). Setelah itu, cobalah tip berikut ini untuk membuat dia (dan Anda!) lebih bahagia.

Pemalu/mudah takut
Karakter sifat utama: Sering tak mau dilepas dan mudah gelisah.
Tantangan: Bertemu orang baru, berada diantara banyak orang, da-dah ketika orangtuanya harus berangkat kerja.
Strategi menenangkan: Jangan paksa dia berinteraksi dengan orang lain. Tapi juga jangan terlalu mengisolasi dia dari orang lain. Dengan lembut perkenalkan dia pada situasi lingkungan sekeliling yang baru.

Mudah ngambek
Karakter sifat utama: Suka semaunya sendiri, sering menangis dan gampang kesal.
Tantangan:Mainan-mainan yang agak susah diutak-atik, beranjak dari permainan atau situasi yang asyik dan menyenangkan, perubahan dari suatu rutinitas.
Strategi menenangkan: Bayi dengan sifat seperti ini mudah marah, jadi cobalah lebih sabar. Akan membantu kalau Anda memberikan dia masa transisi di antara berbagai kegiatannya. Jangan biarkan dia menyentuh mainan atau buku di toko bila Anda tak membelinya. Disiplinlah pada rutinitas yang menenangkan.

Sensitif
Karakter sifat utama: Gampang resah dan rewel.
Tantangan: Pakaian yang tak nyaman, merasa terlalu panas atau terlalu dingin, lingkungan yang berisik, tempat yang terlalu terang.
Strategi menenangkan: Hindari kain-kain yang gatal seperti wool, dan gunting label pakaian yang bisa mengganggunya. Pilih tempat belanja terdekat kalau mengajak dia, karena bayi dengan sifat seperti ini mudah ngambek dan berapi-api.

Selalu ceria
Karakter sifat utama: Tidak rewel dan mudah tersenyum
Tantangan: Sedikit sekali. Tapi, bahkan anak yang paling manis pun bisa rewel.
Strategi menenangkan: Anda termasuk beruntung! Bayi seperti malaikat ini jarang sekali membutuhkan penanganan khusus.

Aktif
Karakter sifat utama: Maunya bergerak terus, tak mau diam.
Tantangan: Duduk diam selama beberapa waktu tertentu, sebut misalnya di restoran, duduk tenang di kursi makan.
Strategi menenangkan: Saat di mobil menempuh perjalanan yang lumayan jauh, sering-seringlah berhenti agar dia bisa bebas dari tempat duduknya. Sediakan mainan seperti bola-bola yang bisa melambung dan peralatan olah raga yang jumlahnya cukup, untuk mengimbangi energinya yang seolah tak terbatas.

Sumber: Parenting Indonesia

Senin, 19 November 2007

Bingung Memilih Bisnis Yang Tepat

Kebetulan saya termasuk yang punya hobi belanja, terutama produk-produk pakaian. Tapi sering sekali setiap ke butik atau ke mall, aku jadi malah bingung memilih dari sekian banyak model pakaian yang dipajang. Namun pada akhirnya sayapun dapat memilih model dan ukuran yang sesuai dengan selera saya.

Begitu juga dalam memilih sebuah bisnis, Anda akan dihadapkan dengan banyak sekali pilihan, dan semuanya kelihatan sangat bagus dan menarik. Jika hal ini yang Anda alami, cobalah menyediakan waktu sekitar 15 s/d 30 menit untuk merenungkan diri menyangkut bisnis apa yang akan Anda jalankan. Anda juga bisa mencari ide melalui website www.biz-university.com, www.mygoals.com, dll.

Tips: Cobalah memilih bidang yang bisa membuat Anda senang mengelola bidang usaha tersebut. Tetapi jika lebih dari satu, maka cobalah memilih yang paling memungkingkan untuk direalisasikan saat itu. Pemilihan ini bisa berdasarkan kondisi modal yang Anda miliki saat ini, atau berdasarkan pasar yang potensial.

Berikut ini beberapa sumber yang dapat Anda jadikan ide untuk memulai sebuah bisnis, yaitu:
1. Pekerjaan dan Keterampilan
Pengalaman kerja Anda dapat menjadi sebuah ide bisnis. Banyak mantan karyawan yang kemudian mendirikan usaha yang sama atau serupa dengan jenis bisnis dari tempar kerja sebelumnya. Banyak sekali para programmer atau tenaga kerja dibidang IT yang berhenti kerja dan mendirikan bisnis dibidang software house, web hosting, dll.

2. Minat dan Hobbi
Ini adalah sumber kekuatan yang biasanya ampuh dalam membangun keyakinan Anda, dan bisa memotivasi untuk menentukan sebuah bisnis. Saya sebut sebagai sumber kekuatan yang sangat ampuh karena biasanya orang tidak akan merasa terbebani untuk mengerjakan sesuatu.

3. Pengalaman
Pengalaman yang pernah Anda alami dan pengalaman orang lain bisa menjadi sebuah ide bisnis yang sangat potensial. Pengalaman buruk seringkali menjadi langkah awal untuk menemukan sebuah ide yang sangat luar biasa, karena siapapun tidak ingin terjerumus ke hal yang sama untuk kedua kalinya. Anda tentu tidak ingin hal tersebut terulang lagi, dan Anda akan berusaha untuk mencari jalan baru untuk terhindar dari kesulitan atau masalah yang pernah Anda alami tersebut. Jalan baru inilah yang saya maksudkan akan bisa menjadi pemicu munculnya ide bisnis yang sangat luar biasa.

4. Pengamatan
Pengamatan juga bisa menjadi sumber untuk menemukan ide bisnis yang akan ditekuni, karena melalui pengamatan inilah sumber tersebut tidak akan pernah habis, sepanjang Anda masih bisa melihat dunia ini. Melalui pengamatan terhadap apa yang terjadi disekitar, kita justru akan bisa menemukan kebutuhan-kebutuhan pasar yang belum terpenuhi.

5. Pendidikan
Pendidikan Anda bisa menjadi sumber ide bisnis yang bisa Anda tekuni. Seorang tamatan sekolah kejuruan bisa membuka bengkel motor atau usaha jahitan. Demikian juga dengan dokter misalnya, dia bisa membuka praktek atau klinik.

6. Masalah
Seorang penulis pernah mengatakan bahwa setiap masalah yang seseorang hadapi sebenarnya adalah sebuah tantangan, dan dibalik dari tantangan tersebut biasanya akan ada peluang.