Selasa, 06 November 2007

Anak Berkelahi, Bagaimana Mengatasinya ?

Biasanya sih anak-anak berkelahi karena memperebutkan sesuatu, seperti mainan misalnya. Kadang juga mereka ingin memperlihatkan kepada teman atau saudaranya siapa yang lebih berkuasa diantara mereka. Apabila ini terjadi, maka sebaiknya orangtua membiarkan mereka untuk menyelesaikan persoalan mereka terlebih dahulu. Tetapi jika mereka belum berdamai, maka Anda sebagai orang tua sudah boleh terlibat sebagai penengah, dan sangat dianjurkan untuk tidak melakukan tindakan kekerasan (memukul misalnya).

Untuk itu usahakanlah selalu bersikap netral diantara mereka dalam menyelesaikan setiap persoalan. Ini akan mengajarkan kepada mereka dan membuat mereka mengerti bahwa mereka sama-sama bersalah.

Berikut ini tips yang mungkin bisa Anda gunakan jika terjadi perkelahian atau menunjukkan tanda-tanda yang mengarah ke hal tersebut. Tips ini ditulis oleh seorang penulis buku psikologi anak "Jenny Gichara", berikut ini adalah tipsnya :

1. Cobalah untuk memberikan perintah sederhana, misalnya "Jangan berkelahi, tidak boleh memukul teman atau saudara".

2. Jika mereka sudah berhenti saling memukul cobalah memberikan pujian. Anda bisa mengatakan "wah.., kalian ternyata memang pintar, bisa menahan diri untuk tidak saling memukul."

3. Apabila ternyata mereka masih saling pukul, berilah peringatan dengan sebuah konsekuensi. Misalnya anda bisa mengatakan "berhentilah memukul, atau kalian berdua tidak boleh menonton TV malam ini."

4. Apabila konsekuensi yang anda berikan sudah berakhir, jangan mengkuliahi anak. Coba katakan saja kepada mereka "kalau begitu, kalian boleh bermain bersama lagi."

Tidak ada komentar: